Hal ini disampaikan Direktur Utama BPD Jatim Mulyanto saat ditemui pada acara Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) di Hotel Gran Melia, Jakarta, Kamis (17/2/2011).
"Kita akan melepas 25% saham mayoritas yang dimiliki Pemprov dan kabupaten nilainya Rp 500 miliar sampai Rp 1 triliun. Jumlah saham yang existing sekitar Rp 2 triliun lebih," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dana hasil IPO akan digunakan ekspansi bisnis perusahaan. Di 2011 Bank Jatim menargetkan pertumbuhan kredit 25% atau setara Rp 16 triliun," jelas Mulyanto.
Penjamin emisi (underwritter) untuk proses IPO ini akan segera ditunjuk melalui seleksi atau beauty contest usai rapat umum pemegang saham (RUPS) yang segera dilakukan perseroan.
(dnl/qom)











































