Demikian disampaikan Direktur Utama IDKM, Handoko dalam keterangan tertulis kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Kamis (24/2/2011).
"Apabila strukturnya adalah merger, ada indikasi kuat pada saat ini bahwa yang akan menjadi surviving company adalah SCMA," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun aksi korporasi ini diharapkan akan tuntas sebelum akhir Juni 2011. "Sehingga kami dapat menggunakan laporan keuangan per 31 Desember 2010 untuk perseroan, EMTK, dan SCMA," tuturnya.
Perseroan juga menyampaikan, aksi merger ini bisa batal terlaksana jika secara komersial tidak menguntungkan, dan atau tidak memperoleh izin dari instansi terkait.
Saat ini struktur kepemilikan IDKM adalah publik 64,26%, juga ada penyertaan terbatas dari Citibank Singapore S/A BK Julius Baer & Co Ltd, 8,5%. Sedangkan kepemilikan PT Prima Visualindo mencapai 27,24%.
IDKM memiliki saham mayoritas atas Indosiar mencapai 99,99% atau setara dengan 1.988.981.103 lembar dari total saham yang ditempatkan dan disetor, 1.989.163.103 lembar.
(wep/dnl)










































