Hal ini disampaikan oleh Direktur Medco Lukman Mahfoedz dalam keterbukaan informasinya ke BEI yang dikutip Selasa (28/2/2011).
"Karena kondisi keamanan yang kurang kondusif, pada 21 Februari 2011 Medco Internasional Ventures Limited (MIVL) yang merupakan anak usaha Medco melakukan evakuasi sementara seluruh karyawan di lapangan Area 47 ke kota Tripoli," tutur Lukman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada 25 Februari 2011, perseroan telah berhasil memulangkan 9 orang karyawan yang tersisa ke tempat asalnya, Eropa dan Indonesia. Sementara 85% dari 80 karyawan MIVL merupakan warga Libya yang saat ini menetap di Tripoli," papar Lukman.
"Apabila kondisi politik sudah kembali normal, perseroan akan segera memulihkan kegiatan oeprasinya di Libya," imbuh Lukman.
Secara keseluruhan, saat ini Medco memiliki 17 sumur migas yang telah dinyatakan memiliki cadangan minyak dan gas.
Di 2008 jumlah kotor perkiraan cadangan migas di Area 47 adalah 351,7 juta barel setara minyak. Lalu pada 2009 dan 2010 perseroan berhasil menambah cadangan 146 juta barel setara minyak.
"Perseroan berpendapatan terlalu dini untuk memastikan dampak gejolak politik di Libya terhadap kinerja keuangan dan operasional perseroan," tukas Lukman.
(dnl/qom)











































