Pelemahan nilai dolar AS ini membuat Euro menguat menjadi US$ 1,3901/euro dari US$ 1,3794/euro pada Kamis sehari sebelumnya. Dolar AS juga melemah terhadap yen.
"Gempa yang terjadi di Jepang menambah beban yang semakin berat ke pasar, di minggu yang sangat berat ini," ujar Analis Vassili Serebriakov seperti dikutip AFP, Sabtu (12/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang Analis bernama Kathy Lien mengatakan penguatan yen akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan.
"Karena kekuatan ekonomi Jepang merupakan ketiga terbesar di dunia, maka mereka dipercaya bisa menangani krisis tersebut. Namun memang membutuhkan waktu. Perekonomian Jepang memang sedang melemah sebelum gempa terjadi. Gempa ini bisa menambah tekanan ke laju ekonomi Jepang," ujar Lien.
Menurut Lien, saat ini memang belum ada alasan jelas investor harus melepaskan dolar AS yang dikenal sebagai investasi teraman.
Meski begitu, dolar AS melemah. Nilai poundsterling naik menjadi US$ 1,6076/pound dari US$ 1,6054/pound. Dolar AS juga melemah terhadap Swiss franc, dari 0,9317 francs/US$ menjadi 0,9294 francs/US$.
(dnl/dnl)










































