Jasa Marga Pegang Komitmen Kredit Rp 7 Triliun Buat Bangun Tol

Jasa Marga Pegang Komitmen Kredit Rp 7 Triliun Buat Bangun Tol

- detikFinance
Senin, 14 Mar 2011 13:39 WIB
Jakarta - Tiga bank plat merah yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berkomitmen selama 3 tahun ke depan untuk membiayai proyek tol PT Jasa Marga Tbk (JSMR) senilai Rp 7 triliun.

Rencananya dana tersebut akan digunakan untuk membangun jalan tol sepanjang 200 km.
Β 
Demikian disampaikan oleh Direktur Utama Jasa Marga Frans Sumito ketika ditemui di Gedung BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (14/3/2011).

"Tiga bank tersebut telah berkomitmen selama 3 tahun ke depan untuk membangun jalan tol dengan total sepanjang 200 km," kata Frans.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Frans, dalam waktu dekat ini Jasa Marga akan menyelesaikan proyek pembangunan tol Ungaran-Bawen. "Proyek ini dibutuhkan dana Rp 1 triliun dananya telah siap," tambahnya.

Lebih jauh Frans mengatakan, dalam tiga tahun ke depan merupakan tahun konstruksi di mana Jasa Marga berkomitmen untuk membangun proyek infrastruktur khusus jalan tol. Namun, masih ada permasalahan yakni proses persediaan tanah yang belum tersedia.

"Maka kita harapkan semua pihak bisa mempercepat proses pembebasan tanah untuk mengimplementasi proyek-proyek pembangunan jalan, agar dapat mempercepat pembangunan dan penyediaan lapangan kerja," tuturnya.

Frans mengatakan, total investasi yang dibutuhkan Jasa Marga dalam 3 tahun ke depan sebesar Rp 25 triliun.

Akuisisi Ruas Tol Gempol-Pandaan


Pada kesempatan yang sama Frans mengatakan Jasa Marga akan mengakuisisi satu ruas jalan tol di Jawa Timur yakni Gempol-Pandaan dengan panjang 12 km.

"Kita positif baru dua hari lalu deal," jelas Frans. Menurutnya, Jasa Marga akan memiliki 52% pada ruas tol itu melalui anak usaha PT MBAR.

Dikatakan Frans, tol ini diakusisi karena letaknya satu daerah dengan tol yang sudah dimiliki perusahaan sekarang. Frans mengatakan saat ini perseroan memiliki jalan tol Surabaya-Porong-Gempol dan Gempol Pasuruan.

Ruas tol tersebut saat ini telah sampai 80% pembebasan tanah. "Kita berharap semester II sudah mulai konstruksi," jelas dia.

Perseroan akan menggunakan dana internal dan pinjaman bank dengan komposisi 70-30%. Frans mengatakan pihaknya juga tertarik untuk mengikuti tender jalan tol Pandaan-Malang.

Perseroan menargetkan mengakuisisi hingga dua ruas tol lagi pada tahun ini. "Ada satu sampai dua lagi tapi saya belum bisa bilang," jelas dia.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads