Seperti dikutip dari siaran pers perseroan, Selasa (5/4/2011), gas yang dihasilkan oleh perusahaan patungan anak usaha PTBA itu diharapkan dapat memberikan pasokan gas untuk listrik sesuai dengan program pemerintah Pilot to Power 2011.
Perjanjian kerjasama proyek ini sudah ditandatangani dan komposisi kepemilikan sahamnya yaitu PT Bukit Asam Metana Enim (anak usaha PTBA) sebesar 27,5%, PT Pertamina Hulu Energi Metana Sumatera Tanjung Enim 27,5% dan Dart Energy Pte Ltd 45%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Besar Kandungan GIP dengan tingkat kepastian yang tinggi baru akan diketahui setelah Firm Commitment Exploration selesai yang diperkirakan pada tahun 2012.
Selain itu, perusahaan pelat merah itu juga bekerjasama dengan konsorsium yang melibatkan PT Inti Gas Energi dan Pemerintah untuk blok Sijunjung, Sumatera Barat.
Indikasi awal GIP hasil evaluasi bersama dengan Direktorat Minyak dan Gas Bumi sekitar Rp 1 TCF. Setelah melakukan Firm Commitment Exploration yang direncanakan berlangsung 3 tahun, baru akan diketahui dan ditentukan GIP, besar produksi dan rencana penjualan gas.
(ang/dnl)











































