"Selamat kepada Bakrie, kami suka (Bakrie rambah GSM) daripada ditahan-tahan," ungkap Direktur Utama perseroan Hasnul Suhaimi di Hotel Ritz Calton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (14/4/2011).
Menurutnya, pemain selular di Indonesia sudah banyak. Dengan penambahan satu pemain menjadi 11 perusahaan operator selular, tidak berpengaruh banyak kepada persaingan usaha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajemen XL juga tidak lagi menerapkan strategi tarif telepon murah, pasalnya harga yang berlaku saat ini juga sudah cukup rendah. "Kan strategi 4 tahun lalu, tarif tinggi. Maka turun tarif. Namun tidak akan elastisitas tarif yang biasa terjadi beberapa tahun ini," tegasnya.
Di sisi lain, perseroan juga berniat mengurangi utang minimal Rp 2 triliun hingga akhir tahun ini, dari total utang perseroan yang tercatat Rp 10,2 triliun. Manajemen menargetkan setiap triwulan EXCL akan kurangi utang minimal Rp 500 miliar.
"Quarter ini kita bayarkan Rp 900 miliar. Pembayaran utang untuk yang jatuh tempo atau dipercepat. Tahun ini, kami memiliki utang jatuh tempo Rp 984 miliar," tegasnya.
(wep/ang)











































