Keuangan BNI Tahun 2004 Tak Terimbas L/C Bodong

Keuangan BNI Tahun 2004 Tak Terimbas L/C Bodong

- detikFinance
Kamis, 10 Jun 2004 16:49 WIB
Jakarta - Kinerja keuangan BNI dipastikan tidak akan terkena dampak kasus letter of credit (L/C) bodong sebesar Rp 1,7 triliun yang terjadi pada tahun 2003. Ini karena pada tahun 2003 BNI telah melakukan pencadangan sebesar Rp 1,2 triliun yang menyebabkan laba BNI tahun 2003 hanya mencapai Rp 419 miliar.Padahal jika tidak ada kasus L/C tersebut, keuntungan yang diperoleh BNI bisa lebih dari Rp 1 triliun. Hal ini disampaikan Dirut BNI Sigit Pramono dalam jumpa pers tentang perkembangan kasus L/C fiktif di Gedung BNI, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta, Kamis, (10/6/2004).Untuk itu, lanjut dia, BNI pada tahun 2004 yakin bisa memperoleh laba sebesar Rp 3 triliun. Jumlah ini tanpa memperhatikan lagi berapa recovery (pengembalian) yang bisa diperoleh dari kasus L/C fiktif tersebut."Karena memang pengembalian asetnya sulit dan ini sudah terbukti selama enam bulan nihil," katanya.Pengembalian aset ini, lanjut Sigit, di luar kewenangan BNI, namun BNI tidak akan memberikan tekanan pada proses hukum yang sedang berjalan. Sementara konsultan yang ditunjuk untuk membantu penangan kasus L/C yakni Pradjoto diminta melacak uang yang diduga sudah dilarikan ke luar negeri. BNI sendiri berharap ada kerjasama dengan pihak interpol."Program recovery memang belum menunjukkan hasil yang optimal karena adanya keberatan-keberatan dari penyerah aset. BNI mendesak agar dilakukan proses hukum terhadap aset-aset yang diduga berasal dari dana hasil kasus L/C fiktif," kata Sigit. (mi/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads