Bursa Akhir Pekan
IHSG Bertahan di Level 700
Jumat, 11 Jun 2004 16:18 WIB
Jakarta -
Pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (11/6/2004), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) turun 2,716 poin pada level 704,125. Transaksi hari ini berlangsung sepi karena investor kurang bersemangat akibat minimnya sentimen positif.Indeks LQ-45 yang terdiri dari 45 saham yang paling likuid turun 0,715 poin pada level 151,575, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,594 poin pada level 114,187, Indeks Papan Utama (MBX) turun 0,615 poin pada level 191,587 dan Indeks Papan Pengembangan (DBX) turun 0,823 poin pada level 159,424.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 7.878 kali pada volume 1.008.037 lot saham senilai Rp 240,607 miliar. Sebanyak 22 saham mencatat kenaikan harga, 59 saham mengalami penurunan dan 307 saham lainnya stagnan.Di jajaran top loser, saham-saham yang mengalami penurunan harga terbesar di antaranya Semen Gresik (SMGR) turun Rp 750 menjadi Rp 8.100, London Sumatera (LSIP) turun Rp 50 menjadi Rp 950, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 50 menjadi Rp 5.100, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 50 menjadi Rp 13.450, Indosiar (IDSR) turun Rp 25 menjadi Rp 500 dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 10 menjadi Rp 405.Sedangkan saham-saham yang mencatat kenaikan harga tertinggi (top gainer) antara lain Bank BRI (BBRI) naik Rp 25 menjadi Rp 1.625, Bank Buana Indonesia (BBIA) naik Rp 25 menjadi Rp 625, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 25 menjadi Rp 1.000, Energi Mega Persada (ENRG) naik Rp 5 menjadi Rp 280 dan Hortus Danavest (HADE) naik Rp 5 menjadi Rp 185.Minimnya sentimen positif membuat transaksi saham berjalan sepi dan lambat. Investor lebih banyak memilih wait and see sambil menunggu membaiknya kondisi makro ekonomi, terutama menguatnya kembali nilai tukar rupiah.
(ani/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
