Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi poin setelah menguat selama empat hari berturut-turut dan terus mencetak rekor. Posisi IHSG indeks yang sudah terlalu tinggi membuatnya rawan profit taking.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 8.555 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di posisi Rp 8.548 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun 7,573 poin (0,20%) ke level 3.841,727. Sedangkan Indeks LQ 45 melemah 1,947 poin (0,28%) ke level 685,407.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG jatuh semakin dalam, turun 20,328 poin (0,53%) ke level 3.828,972. Sementara Indeks LQ 45 terkoreksi 5,237 poin (0,76%) ke level 682,117.
Kemarin, IHSG kembali menciptakan rekor baru bersamaan dengan penguatan bursa-bursa regional. Sentimen deflasi di April serta kinerja keuangan emiten yang positif membuat indeks naik perlahan tapi pasti.
Pagi ini bursa-bursa di Asia bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Bursa Hong Kong masih mampu cetak penguatan tipis. Sementara bursa Jepang akan berhenti berdagang dalam tiga hari ke depan.
Berikut kondisi bursa-bursa regional di pagi ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 17,97 poin (0,62%) ke level 2.893,54.
- Indeks Hang Seng naik tipis 36,53 poin (0,15%) ke level 23.757,34.
- Indeks Straits Times melemah 21,22 poin (0,67%) ke level 3.158,64.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 8.555 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di posisi Rp 8.548 per dolar AS.
(ang/dnl)










































