Pada perdagangan Kamis (12/5/2011), indeks Dow Jones industrial average ditutup melemah hingga 130,33 poin (1,02%) ke level 12.630,03. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 15,08 poin (1,11%) ke level 1.342,08 dan Nasadaq melemah 2683 poin (0,93%) ke level 2.845,06.
Saham-saham perusahaan minyak besar mengalami penurunan menyusul jatuhnya harga minyak hingga 5% lebih. Saham Chevron tercatat turun 2%, ExxonMobil turun 2,1%, CococoPhillips turun 2,8%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham teknologi melemah, dipimpin anjloknya saham Yahoo! hingga 7,3% setelah melaporkan restrukturisasi atas Alibaba Group, dimana Yahoo menguasai 43% saham.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 7,75 miliar lembar saham, sedikit diatas rata-rata tahun 2011 yang mencapai 7,73 miliar lembar saham.
Harga Minyak Merosot
Harga minyak mentah dunia kembali merosot seiring munculnya tanda-tanda pelemahan permintaan dari AS dan China serta penguatan dolar AS.
Pada perdagangan Rabu (11/5/2011), minyak WTI light sweet pengiriman Juni merosot hingga 5,67 dolar (5,5%) menjadi US$ 98,21 per barel. Minyak Brent North Sea pengiriman Juni juga merosot 5,06 dolar menjadi US$ 112,57 per barel.
"Ini merupakan kombinasi antara fakta-fakta bearish di keseluruhan pasar dengan tanda-tanda pelemahan fundamental untuk minyak mentah," ujar Matt Smitt, analis dari Summit Energy seperti dikutip dari AFP, Kamis (12/5/2011).
(qom/qom)











































