"Rights issue harus sejalan dengan pengembangan bisnis. Kemungkinan kalau target dalam RBB (rencana bisnis bank) terwujud, pada akhir tahun 2012 atau awal tahun 2013," ujar Direktur Konsumer Bank BJB Tatang Sumarna disela acara Investor Day di Hotel Gran Hyatt, Sudirman, Jakarta, Kamis (19/5/2011).
Ia menjelaskan, dalam RBB di tahun 2011, BJB menargetkan pertumbuhan kredit di atas 30%, dengan rasio kecukupan modal (CAR) per Maret 2011 ada di level 19%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah melakukan Initial Public Offering (IPO) tahun 2010 lalu, adapun porsi kepemilikan saham BJBR terdiri dari 75% saham dipegang oleh pemerintah provinsi dan 25% dimiliki oleh publik.
Upaya rights issue nanti dilakukan untuk meningkatkan porsi saham yang dimilik publik menjadi maksimal 40%.
"Pemegang saham memutuskan setelah melepas saham seri B itu porsi dari portofolio saham maksimal 40%. Saat ini saham Seri A sebesar 75% dan 25% saham Seri B. Nah kita tambah saham Seri B itu nanti berkaitan dengan rights issue, dan disesuaikan dengan bisnis bila CAR kita ada di posisi 13-14%," katanya.
(dru/ang)











































