Menurut Kepala Biro Pengelolaan Investasi Bapepam-LK, Djoko Hendrato, segala langkah-langkah yang dilakukan manager investasi, selama bertujuan semakin mengokohkan produk dan menguntungkan investor, pihaknya akan mendukung penuh.
"Tak ada masalah, penggabungan beberapa reksa dana. Kalau semuanya positif, dan investor diuntungkan," jelas Djoko di kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (24/5/2011) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Investor oke? Lakukan komunikasi dengan mereka. Kalau tidak, (investor) bisa keluar. Apalagi dalam rangka memenuhi aturan dana kelolaan, kan investor diuntungkan. Karena dengan mengelola produk yang dana kelolaannya di bawah yang ditentukan, cost-nya akan besar," kata Djoko.
Direktur Bahana TCW Edward Lubis, sebelumnya berniat memangkas tujuh reksa dananya menjadi tiga produk. Penggabungan dilakukan demi memenuhi aturan minimum dana kelolaan untuk setiap reksa dana, yang sebesar Rp 25 miliar.
Usai penggabungan, reksa dana hanya menjadi tiga jenis yaitu saham, campuran, dan pendapatan tetap. Bahana TCW menyakini, penggabungan ini akan meningkatkan dana kelolaan masing-masing produk sekitar Rp 100 miliar. Atas rencana ini, Edward siap memprosesnya ke Bapepam-LK.
(wep/dnl)











































