2004, Indomobil Target Kuasai 23-24% Pangsa Pasar Mobil
Jumat, 18 Jun 2004 17:38 WIB
Jakarta - PT Indomobil Sukses Internasional Tbk menargetkan bisa menguasai pangsa pasar mobil sebesar 23-24 persen pada tahun 2004, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 20 persen. Demikian pula dengan pangsa pasar sepeda motor diharapkan bisa mencapai 22-24 persen. Hal itu diungkapkan Presiden Direktur Indomobil, Gunadi Sindhunata, usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di kantornya, Jl. MT Haryono, Jakarta Selatan, Jumat (18/6/2004).Menurut Gunadi, kondisi pasar yang mendukung karena tingginya kebutuhan masyarakat serta kemudahan fasilitas kredit yang diberikan melalui anak perusahaan di bidang keuangan yakni Indomobil Finance dan Swadharma Finance diharapkan bisa menggenjot target pangsa pasar yang ingin dicapai.Apalagi, Indomobil juga akan mengembangkan pasar retail dengan membangun fasilitas baru berupa ruang pamer (showroom) di beberapa kota. Tahun ini, dari Indomobil Finance dan Swadharma Finance diharapkan bisa mengucurkan kredit Rp 2,5 triliun, naik dibanding tahun 2003 sebesar Rp 2 triliun.Sedangkan investasi yang dikeluarkan juga meningkat 10 persen pada tahun ini menjadi Rp 145-150 miliar, dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 135 miliar. Disebutkan, dana investasi ini berasal dari laba ditahan perseroan.Gunadi menambahkan, pada September mendatang, sejumlah merek mobil yang dipasarkan Indomobil akan menerbitkan produk baru secara bersamaan seperti Suzuki, Nissan, Mazda, Renault, Volvo, Volkswagen dan Audi.Meskipun dikeluarkan pada akhir September mendatang dimana diperkirakan hanya memberi kontribusi yang kecil terhadap penjualan karena hanya tersisa waktu 3 bulan, namun menurut Gunadi, peluncuran produk baru bisa memantapkan posisi Indomobil di masa mendatang.Tak Bagi DividenLebih lanjut, Gunadi menjelaskan, perseroan belum bisa membagikan dividen kepada pemegang saham. Pasalnya, dividen digunakan sebagai laba ditahan dalam rangka pengembangan jaringan distribusi, yang semula hanya di wilayah Jabotabek dan Jawa Barat, namun kini diperluas ke wilayah Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin dan Sumatera."Kami minta pengertian pemegang saham karena belum bisa membagikan dividen, tapi dengan pengembangan jaringan ini ke depannya akan memberikan hasil positif kepada pemegang saham," hibur Gunadi.Sedangkan posisi utang perseroan hingga kini masih sebesar US$ 8 juta ditambah 3,9 miliar yen yang harus dibayar secara bertahap hingga tahun 2009. Sebelumnya, Indomobil telah melunasi utang sebesar US$ 140 juta lewat program restrukturisasi utangnya."Kita ingin utang dilunasi seara cepat agar perseroan menjadi kredibel. Melunasi utang jadi prioritas agar bisa mendapat pendanaan baru," demikian Gunadi Sindhunata.
(ani/)











































