PT Bank DKI menetapkan bunga dua surat utangnya yang bernilai Rp 750 miliar di kisaran 9,25-11%. Total nilai obligasi konvensional dan obligasi subordinasi alias subdebt, tidak dinaikkan (upsize) meski ada potensi permintaan yang berlebih.
Seperti dikutip dari prospektus ringkas perseroan, Kamis (9/6/2011), obligasi konvensional perseroan akan diterbitkan dalam dua seri senilai total Rp 450 miliar. Sementara obligasi subordinasi alias subdebt ditentukan Rp 300 miliar dalam satu seri.
Obligasi konvensional seri A, berjangka waktu tiga tahun dengan tingkat bunga 9,25%. Sementara Seri B berjangka waktu lima tahun dengan tingkat bunga 9,9%. Untuk obligasi subdebt berjangka waktu 7 tahun, dengan bunga 11%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat utang konvensional ini mendapat peringkat single A plus dengan outlook stabil, sementara subdebt perseroan diperingkat single A oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Obligasi BPD ini sudah mendapat pernyataan efektif pada 8 Juni 2011 lalu. Masa penawaran umum akan digelar 10-14 Juni 2011. Surat utang ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 20 Juni 2011.
(ang/ang)











































