Bursa saham Asia terlihat turun pada hari Senin, karena data lemah dari China dan pandangan bahwa ekonomi global yang melambat, sementara kekhawatiran hutang zona euro masih risiko tinggi.Bursa saham Jepang turun, tanda-tanda lebih lanjut perlambatan ekonomi global dan kerugian Toyota Motor setelah perkiraan penghasilan yang lemah.. Permintaan terhadap mesin tiba-tiba jatuh pada bulan April dan merupakan tanda bahwa gangguan pasokan energi yang menghalangi pengeluaran modal meskipun kenaikan permintaan terlihat kembali bertambah pasca kerusakan pabrik di timur laut Jepang akibat gempa dan tsunami lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks Nikkei terlihat turun 0,9 persen menjadi 9,433.93, sedangkan yang Topix turun 0,9 persen menjadi 810,09. Toyota Motor pada hari Jumat memperkirakan penurunan 35 persen lebih besar dari perkiraan laba tahunan dan memperingatkan bahwa mata uang yen yang kuat sulit untuk menjaga produksi di Jepang. Toyota turun 2,3 persen, dan kompetitor mereka juga turun. Nissan Motor turun 1,6 persen dan Honda Motor turun 1,5 persen.
Bursa saham Seoul dikupas terpantau datar setelah akhir pekan lalu jatuh tertekan kenaikan tingkat suku bunga oleh BOK. Pelaku pasar tetap berhati-hati setelah Wall Street ditutup rendah enam sesi berturut dan di tengah tanda-tanda perlambatan ekonomi global. Indeks Kospi terpantau datar 0.07 persen menjadi 2.045,23.
Samsung Electronics, pembuat memori chip dan saham terbesar di bursa turun 0,4 persen. ;Sahamnya telah jatuh hampir 6 persen sejauh bulan ini terkait pandangan laba melemah.
Namun saham ;Hyundai Motor naik lebih dari 2 persen setelah perusahaan kembali output Sabtu pagi di sebuah pabrik yang memproduksi terlaris Grandeur dan sedan Sonata setelah mencapai kesepakatan dengan serikat pekerja perusahaan.
Hynix Semiconductor juga naik 1,1 persen setelah sebuah laporan media bahwa LG Group tertarik dalam penawaran untuk 15 persen saham di perusahaan yang dimiliki oleh pemegang saham utama.
Bursa saham Hong Kong Hang Seng terlihat terkoreksi 0.7 persen menjadi 22.264. Sempat kehilangan 1 persen di level terendahnya 22,085 pagi ini di tengah kekhawatiran terus menerus terhadap pemulihan ekonomi global. Investor juga berhati-hati menjelang rilis data inflasi China pada hari Selasa besok.
Saham properti bergerak lebih rendah setelah berita bank sentral Kong mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk mengencangkan pinjaman hipotek. Cheung Kong turun 1.3 persen, Sino Land jatuh 2.34 persen, dan ;Sun Hung Kai Properties turun 1.23 persen.
Shanghai Composite indeks terpantau turun 0.8 persen menjadi 2.684,19. Bursa saham Singapura turun menjelang data lemah dari China dan kekhawatiran hutang zona euro memicu kekhawatiran bahwa ekonomi global melambat. Straits Times Index turun 0,6 persen menjadi 3,061.56 poin.
Di tempat lain di Asia Tenggara, Malaysia KL Komposit turun 0.44 persen menjadi 1.549,39. Pasar Australia tutup pada hari ini untuk hari libur Queen's Birthday. (saw).
Β











































