Calon emiten pengolah kertas dan paper tube (gulungan), PT Alkindo Naratama Tbk menetapkan harga saham perdananya Rp 225 yang merupakan rentang terendah dari kisaran sebelumnya Rp 225-300 per lembar.
Seperti dikutip dari keterangan tertulis perseroan, Jumat (1/7/2011), perseroan berniat menerbitkan 150 juta saham baru dalam initial public offering (IPO) yang rencananya akan dilakukan pada 12 Juli 2010.
Dengan patokan harga saham perdana Rp 225 per lembar itu, maka dana yang bisa diraup calon emiten ini sebanyak Rp 33,75 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan juga akan membeli tanah yang saat ini disewa perusahaan untuk kantor pusat dan pabrik. Perseroan telah mempercayakan PT Erdikha Elit Sekuritas sebagai penjamin emisi (underwriter) dalam proses IPO tersebut.
Alkindo adalah perusahaan yang bergerak di industri produk konversi kertas (paper converting). Perseroan telah memiliki dua pabrik di Kompleks Industri Cimareme, Padalarang, Bandung.
Beberapa klien perseroan diantaranya, PT Indorama Synthetics Tbk, PT Panasia Indosyntec Tbk, dan PT Asia Pacific Fibers Tbk. (ang/dnl)











































