Penutupan Akhir Pekan
Indeks Menguat 10,881 Poin
Jumat, 25 Jun 2004 16:26 WIB
Jakarta -
Pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat (25/6/2004), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) menguat 10,881 poin pada level 720,232. Naiknya indeks, selain dipicu oleh kenaikan saham-saham unggulan (bluechip), juga karena investor mulai mengantisipasi perbaikan portofolio saham (window dressing) menjelang penutupan kuartal kedua 2004.Indeks LQ-45 yang terdiri dari 45 saham yang paling aktif ditransaksikan naik 2,747 poin pada level 158,094, Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,509 poin pada level 120,963, Indeks Papan Utama (MBX) naik 4,111 poin pada level 197,039 dan Indeks Papan Pengembangan (DBX) naik 0,566 poin pada level 161,310.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 10.234 kali pada volume 1.211.433 lot saham senilai Rp 483,050 miliar. Sebanyak 67 saham mencatat kenaikan harga, 43 saham mengalami penurunan harga dan 277 saham lainnya stagnan.Di jajaran top gainer, saham-saham yang mencatat kenaikan harga di antaranya Telkom (TLKM) naik Rp 250 menjadi Rp 7.400, Unilever (UNVR) naik Rp 150 menjadi Rp 3.850, Astra Internasional (ASII) naik Rp 100 menjadi Rp 5.650, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 75 menjadi Rp 1.225, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 75 menjadi Rp 5.025, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 50 menjadi Rp 1.250, Bank BRI (BBRI) naik Rp 50 menjadi Rp 1.600, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 50 menjadi Rp 13.700 dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 25 menjadi Rp 1.150.Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan harga di deretan top loser antara lain Indocement (INTP) turun Rp 75 menjadi Rp 1.375, Davomas Abadi (DAVO) turun Rp 50 menjadi Rp 575, Hortus Danavest (HADE) turun Rp 35 menjadi Rp 85, London Sumatera (LSIP) turun Rp 25 menjadi Rp 900 dan Bakrie Land Development (ELTY) turun Rp 10 menjadi Rp 200.Kenaikan indeks yang signifikan hari ini karena investor memburu saham-saham unggulan karena dinilai sudah saatnya untuk kembali melakukan pembelian saham. Selain itu, investor juga mengantisipasi window dressing kuartal kedua 2004. Kenaikan indeks juga mengikuti penguatan rupiah yang hingga pukul 16.00 WIB menguat 11 poin pada 9.394 per dolar AS.
(ani/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
