Profit Taking Akibatkan IHSG Turun 2,593 Poin
Kamis, 01 Jul 2004 16:15 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis (1/7/2004) turun 2,593 poin pada level 729,808. Turunnya indeks dipicu oleh turunnya saham sektor pertambangan dan perbankan yang mengalami profit taking.Indeks LQ-45 turun 0,632 poin pada level 159,681, JII turun 1,045 poin pada level 122,284, MBX turun 1,416 poin pada level 199,258, dan DBX naik 0,584 poin pada level 164,116.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 13.622 kali pada volume 1.968.570 lot saham senilai Rp 477,178 miliar. Sebanyak 65 saham naik, 52 saham turun dan 271 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top lossers diantaranya: Perusahaan Gas Negara turun Rp 250 menjadi Rp 1.200, BCA turun Rp 100 menjadi Rp 1.775, Bank Permata turun Rp 50 menjadi Rp 950, Bumi Resources turun Rp 25 menjadi Rp 550, Aneka Tambang turun Rp 25 menjadi Rp 1.225 dan BII turun Rp 5 menjadi Rp 140.Saham-saham yang naik harganya di top gainers diantaranya: Lippo Karawaci naik Rp 125 menjadi Rp 1.200, Ciputra Surya naik Rp 100 menjadi Rp 950, Gudang Garam naik Rp 100 menjadi Rp 13.800, HM Sampoerna naik Rp 100 menjadi Rp 5.200, Astra Internasional naik Rp 100 menjadi Rp 5.600, Telkom naik Rp 50 menjadi Rp 7.450 dan Indosat naik Rp 25 menjadi Rp 4.050.Penurunan indeks hari ini karena adanya aksi profit taking terhadap saham perbankan dan saham pertambangan yang sudah alami kenaikan banyak. Naiknya suku bunga The Fed tidak terlalu berpengaruh ke saham karena jauh-jauh hari investor sudah mengantisipasinya. Kenaikan The Fed yang sebesar 0,25 persen sudah sesuai ekspektasi dari pelaku pasar.
(san/)











































