"Minggu depan kami akan meminta keterangan dari pembelinya. Dari pertemuan yang sudah dilakukan, MIRA sudah menjawab semua pertanyaan Bapepam. Termasuk kesediaan MIRA dalam penjelasan transaksi ini," kata Kepala Biro PKP Sektor Jasa Bapepam-LK, Gonthor R. Aziz di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (9/9/2011) malam.
Bapepam-LK juga akan menanyakan perihal transaksi ini, dan memastikan seluruh aktiva dan kewajiban seluruh anak usaha akan ditanggung oleh Tuscany.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tuscany telah mengambil alih kepemilikan Sabre Systems yang sebelumnya milik MIRA. Sabre Systems sendiri merupakan induk usaha dari dari SS1 Offshore Pte Ltd, MIH Pte Ltd dan PT Apexindo Pratama Duta (Apexindo).
Utang yang dimiliki Sabre Systems mencapai US$ 659,88 juta. Utang itu sudah termasuk yang dimiliki oleh anak usaha Sabre Systems yakni MIH Pte Ltd sebesar US$ 523,22 juta. Kewajiban tersebut, selama ini memang menggerus keuangan MIRA.
Namun, di sisi lain penjualan mayoritas Sabre akan membuat MIRA kehilangan kepemilikan pada Apexindo, sehingga perseroan tidak memiliki pendapatan lagi. Pasalnya, saat ini Apexindo mencerminkan 94,05% dari total aset konsolidasi per 31 Desember 2010.
"Mereka kita undang, MIRA juga berusaha untuk memfasilitasi," imbuhnya.
(wep/dnl)











































