Trimegah Bidik Rp 300 Miliar dari Dua Reksa Dana Baru

Trimegah Bidik Rp 300 Miliar dari Dua Reksa Dana Baru

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Rabu, 28 Sep 2011 14:21 WIB
Trimegah Bidik Rp 300 Miliar dari Dua Reksa Dana Baru
Jakarta - PT Trimegah Asset Management kembali meluncurkan dua reksa dana baru berjenis pendapatan tetap, yakni TRAM Regular Income dan TRAM Strategic Plus. Keduanya ditargetkan meraup dana kelolaan masing-masing Rp 150 miliar hingga akhir 2011.

Direktur Utama Trimegah Asset Management Denny R. Thaher, menjelaskan, dana TRAM Regular Income akan diinvestasikan pada obligasi pemerintah serta korporasi unggulan yang memberikan tingkat keamanan tinggi dan imbal hasil kompetitif. TRAM Regular Income dijanjikan memberi gain secara reguler tergantung pada kondisi pasar dan kebijakan manajer investasi.

"Investor baru yang memiliki profil konservatif hingga moderat dan ingin mengoptimalkan return investasinya melalui re-investasi gain sangat cocok berinvestasi di produk ini," jelasnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (28/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara, investasi TRAM Strategic Plus terbagi pada surat utang pemerintah (dominan), kemudian obligasi korporasi sektoral dengan return yang baik. Sisanya 5%-15% akan ditempatkan pada instrumen saham, atau dapat juga di instrumen pasar uang dengan maksimal porsi 20%.

"TRAM Strategic Plus sesuai untuk investor yang memiliki profil yang moderat hingga agresif," tuturnya.

Pertumbuhan Ekonomi Jatim 7,1%, Trimegah Securities Buka Cabang di Surabaya

PT Trimegah Securities, bersama TRAM melihat potensi investasi di sektor saham untuk wilayah Jawa Timur. Dengan pertumbuhan yang mencapai 7,1%, atau lebih tinggi dari pertumbuhan rata-rata nasional, menjadi keyakinan bagi keduanya untuk membuka cabang disana.

"Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang selalu lebih tinggi, telah meningkatkan jumlah masyarakat kelas menengah. Segmen masyarakat ini semakin sadar akan pentingnya berinvestasi di pasar modal sehingga kebutuhan akan berbagai produk investasi terus meningkat. Hal inilah yang membuat Trimegah memperluas jaringannya di Surabaya," ucap Direktur Utama Trimegah Securities Omar S. Anwar.

Pada semester I ini, ekonomi Jawa Timur tumbuh 7,1%. Selain itu, Jawa Timur merupakan provinsi dengan Penghimpunan Dana Pihak Ketiga Bank Umum terbesar kedua di Indonesia setelah DKI Jakarta. Per Juli 2011, DPK JawaTimur mencapai Rp 228,1 triliun atau sekitar 9,2% dari total DPK nasional sebesar Rp2.464,1 triliun.

"Sebagai kota kedua terbesar di Indonesia yang terus tumbuh, Surabaya menjadi salah satu kota yang menjadi prioritas pengembangan jaringan Trimegah," tegasnya.

Kantor cabang berlokasi di Gedung Calindo Jl. Mayjen Sungkono No. 121, Surabaya, Jawa Timur. Dengan kantor baru tersebut, saat ini Trimegah memiliki 19 kantor cabang di 14 kota di Indonesia.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads