"Tahun depan bisa sama seperti tahun ini yang US$ 450 juta. Di mana US$ 400 juta untuk batubara, US$ 50 juta untuk alat berat," kata Sekretaris Perusahaan UNTR, Sara K. Loebis di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, SCBD, Jakarta, Kamis (6/10/2011).
Hingga semester I-2011, kontribusi unit usaha mesin konstruksi mencapai 51% dari total pendapatan perseroan Rp 25,62 triliun. Untuk kontraktor penambangan mencapai 38,3%. Sisanya dikontribusi oleh unit usaha pertambangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Unit kontraktor penambangan perseroan yakni PT Pamapersada Nusantara (Pama) telah memproduksi 55,8 juta ton batubara. Pencapaian ini naik 10% dari 50,8 juta ton pada semester I-2010.
"Untuk pemindahan tanah (overburden removal) naik 21% menjadi 516,1 juta bcm," tegasnya.
(wep/dnl)











































