IHSG Siap Ikuti Penguatan Regional

Rekomendasi Saham

IHSG Siap Ikuti Penguatan Regional

- detikFinance
Senin, 24 Okt 2011 08:55 WIB
IHSG Siap Ikuti Penguatan Regional
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal bertahan di level 3.700 sepanjang pekan lalu. IHSG tergerus oleh sentimen negatif penanganan krisis Eropa yang masih saja maju mundur sehingga membuat investor labil.

Mengawali perdagangan pekan lalu, IHSG sempat menguat dan menemus level 3.700. Namun skeptisme penyelesaian krisis Eropa selanjutnya menggerus laju IHSG dan terus menerus melemah hingga akhir pekan.

Berikut pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Senin (17/10/2011), IHSG melaju 64,335 poin (1,75%) ke level 3.729,015.
  • Selasa (18/10/2011), IHSG jatuh 106,988 poin (2,87%) ke level 3.622,027.
  • Rabu (19/10/2011), IHSG melaju 63,279 poin (1,74%) poin ke level 3.685,306.
  • Kamis (20/10/2011), IHSG terpangkas 62,530 poin (1,70%) ke level 3.622,776.
  • Jumat (21/10/2011), IHSG turun tipis 2,112 poin (0,06%) ke level 3.620,664.

Sentimen positif kembali datang dari bursa Wall Street yang pada akhir pekan lalu melonjak tajam didorong sentimen positif tercapainya kesepakatan tentang penanganan krisis Eropa pada pertemuan para pemimpin kawasan tersebut. IHSG pada perdagangan Senin (24/11/2011) diprediksi bisa kembali bergerak menguat meski perlahan.

Bursa Wall Street pada akhir pekan lalu menguat tajam dengan harapan pertemuan Uni Eropa akan membawa hasil memuaskan untuk penanganan krisis. Meskipun berdasarkan pertemuan pada Minggu (23/10/2011), Kanselir Jerman Angela Merkel menyatakan keputusannya tidak akan diambil pada Minggu, namun para Rabu.

Pada perdagangan Jumat (21/10/2011), indeks Dow Jones ditutup menguat 267,01 poin (2,31%) ke level 11.808,79. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 22,86 poin (1,88%) ke level 1.238,25 dan Nasdaq menguat 38,84 poin (1,49%) ke level 2.637,46.

Bursa-bursa Asia pada awal pekan ini langsung bersemangan. Berikut pergerakan bursa regional pagi ini:

  • Indeks S&P/ASX naik 55,8 poin (1,33%) ke level 4.197,7.
  • Indeks Nikkei-225 menguat 86,03 poin (0,99%) ke level 8.764,92.
  • Indeks Hang Seng menguat 453,62 poin (2,52%) ke level 18.479,34.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas:

Akhir pekan lalu indeks ditutup kembali melemah didorong kekhawatiran berlarutnya penyelesaian hutang Eropa menyusul indikasi ketidaksepakatan antara Jerman dan Perancis terkait dana talangan. Kami perkirakan indeks masih akan bergerak fluktuatif dimana investor masih menunggu hasil voting dan pertemuan Menteri Eropa. Kami proyeksikan indeks pada awal pekan ini cenderung melemah. Kami proyeksikan indeks akan menguji level 3.590-3.650.

Indosurya:

Pada perdagangan Senin (24/10) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.570-3.595 dan resistance 3.645-3.675. IHSG kembali melemah dengan volume perdagangan yang naik sehingga membuat pelemahannya terbatas. Posisi candle masih di antara middle dan upper bollinger bands . MACD masih mencoba naik meski tertahan dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic bergerak datar setelah menyentuh area overbought . Meski kemarin IHSG melemah namun, terbatas karena sebagian investor melihat adanya secercah harapan dari pertemuan KTT Uni Eropa pada Minggu (23/10) dan antisipasi terhadap earning season . Dengan ditutup positifnya bursa saham Eropa dan AS di akhir pekan, diharapkan masih bisa memberikan imbas positif kepada bursa saham Asia, termasuk Indonesia meski hasil keputusan KTT Uni Eropa ditunda hingga Rabu (26/10).


eTrading Securities:

Perdagangan IHSG Jumat (21/10) ditutup turun tipis sebesar 2 point (-0,05%) ke level 3,620.67 dengan jumlah transaksi sebanyak 9,87 juta lot dan nilai transaksi sebesar Rp 3.6 triliun. Tercatat sebanyak 122 saham mengalami penguatan, 81 saham mengalami penurunan, 104 saham tidak mengalami perubahan dan 227 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menjadi pendorong bursa a.l. UNVR, BUMI, BMRI, SMGR, dan BDMN sedangkan saham-saham yang menjadi pemberat bursa pada hari ini a.l. ASII, GGRM, MYOH, ITMG dan BBNI. Asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp283,9 miliar dengan saham yang paling banyak di jual adalah ASII, BBRI, BMRI, GGRM, dan BORN.

Secara teknikal, pada perdagangan jumat kemarin IHSG bergerak relatif tipis dengan candlestick yang membentuk pola spinning top. Sementara dari pergerakan indikator, stochastic masih bergerak landai di area overbought dan MACD histogram terus bergerak memendek di area positif yang memendek yang menandakan semakin melemahnya tren IHSG. Diperkirakan pada perdagangan hari ini (24/10) IHSG masih akan bergerak konsolidasi dengan support terdekat berada di 3579 dengan range pergerakan berada di 3579-3665. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l BDMN, INTP, dan CTRP.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads