Krisis Eropa Kembali Mengancam, IHSG Terpangkas 22 Poin

Krisis Eropa Kembali Mengancam, IHSG Terpangkas 22 Poin

- detikFinance
Kamis, 17 Nov 2011 09:36 WIB
Krisis Eropa Kembali Mengancam, IHSG Terpangkas 22 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 22 poin terbawa arus negatif bursa Asia. Ancaman krisis Euro mendominasi persepsi pelaku pasar sehingga membuat pergerakan indeks berfluktuatif.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis di posisi Rp 9.050 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.055 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG terpangkas 22,388 poin (0,59%) ke level 3.791,702. Sedangkan Indeks LQ 45 terkoreksi 5,598 poin (0,82%) ke level 672,918.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan, Kamis (17/11/2011), IHSG dibuka terkoreksi 22,758 poin (0,60%) ke level 3.791,332. Indeks LQ 45 dibuka terpangkas 5,648 poin (0,83%) ke level 672,868.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melemah 20,860 poin (0,55%) ke level 3.792,230. Sementara Indeks LQ 45 turun 5,391 poin (0,79%) ke level 673,677.

Kemarin, IHSG kemarin menguat super tipis didorong penguatan saham-saham berbasis aneka industri di penghujung perdagangan. IHSG menjadi satu-satunya yang 'hijau' di Asia.

Rontoknya kembali bursa Wall Street setelah Fitch Ratings mengeluarkan peringatan seputar risiko memburuknya bank-bank AS akibat krisis utang Eropa menjadi sentimen negatif yang kembali memangkas laju IHSG.

Sentimen negatif tersebut mempengaruhi pergerakan bursa-bursa di Asia yang mayoritas melemah. Hanya bursa saham China yang mampu menguat, itu pun dengan poin yang tipis.

Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi ini:
Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0,11 poin (0,00%) ke level 2.467,07.
Indeks Hang Seng anjlok 256,92 poin (1,35%) ke level 18.703,98.
Indeks Nikkei 225 turun 26,67 poin (0,32%) ke level 8.436,49.
Indeks Straits Times melemah 27,40 poin (0,98%) ke level 2.780,04.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat tipis di posisi Rp 9.050 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.055 per dolar AS.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads