Transaksi ini dilakukan menyusul rencana GMR Singapura menguasai 30% saham anak usaha PT Dian Swastatika Tbk (DSSA) tersebut. Sebelumnya, perusahaan asal negara tetangga itu sudah membeli 12% saham saat masa penawaran initial public offering (IPO) GEMS.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (17/11/2011), transaksi tutup sendiri alias crossing difasilitasi PT Sinarmas Sekuritas (DH) di pasar negosiasi, dilakukan sebanyak 15 kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya perseroan dan GMR telah menandatangani CSPA dan shareholders agreement dalam kerangka untuk pembentukan aliansi strategis, untuk penguasaan 18% saham Golden Energy Mining pada 11 Agustus lalu.
Setelah transaksi tersebut, DSSA masih memiliki saham PT Golden Energy Mines sebesar 67%. Sedangkan kepemilikan GMR Singapura di saham GEMS menjadi 30%. Tiga persen sisanya beredar di publik.
Sebelumnya, anak usaha GMR Group tersebut baru menguasai 12% saham di perusahaan tambang itu. Dalam penawaran saham perdana GEMS menawarkan 882,353 juta saham yang setara dengan 15%.
"Tapi yang 12% sudah diambil GMR dan sisanya baru untuk publik," kata Komisaris Utama GEMS Fuganto Widjaja di Jakarta, Kamis (17/11/2011).
(ang/dnl)











































