Jual AYDA, Bank Lippo Seleksi 3-4 Penasihat Keuangan Asing
Senin, 19 Jul 2004 14:10 WIB
Jakarta - PT Bank Lippo Tbk sedang melakukan proses seleksi terhadap 3-4 calon penasihat keuangan (financial advisor) dalam rangka penjualan agunan yang diambil alih (AYDA) sebesar Rp 2,3 triliun. Kesemua calon penasihat keuangan tersebut adalah institusi asing."AYDA saat ini sedang dalam proses penunjukan financial advisor sebanyak 3-4 institusi yang semuanya asing, karena belum ada financial advisor lokal yang punya pengalaman menjual AYDA," kata Presiden Direktur Bank Lippo, Jos Luhukay, usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Senin (19/7/2004).Menurut Jos, dalam penjualan AYDA tersebut, pihaknya menghindari penjualan yang dilakukan secara bersamaan, tapi dilakukan bertahap. Hal ini untuk menghindari harga yang rendah (fire sale). Diharapkan, pada pertengahan Agustus mendatang, penasihat keuangan yang diseleksi sudah bisa ditunjuk.Jos juga menjelaskan, hingga semester pertama 2004, Bank Lippo telah membukukan laba bersih Rp 101,7 miliar, naik dibanding periode yang sama tahun 2003 sebesar Rp 28 miliar. Hingga akhir tahun 2004, laba bersih diharapkan mencapai Rp 200 miliar, naik dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.Per Juni 2004, Bank Lippo telah mengucurkan kredit lebih kurang Rp 4 triliun, dimana hingga akhir tahun ini akan ditambah hingga Rp 1,4-1,5 triliun.Saat ini, Bank Lippo memiliki rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) 0,6 persen, rasio dana pihak ketiga terhadap pinjaman (loan to deposit ratio/LDR) 20 persen dan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) 17,8 persen.Mengenai agenda RUPSLB hari ini adalah menyetujui perubahan anggaran dasar karena adanya peningkatan modal dasar perseroan, sehubungan masuknya konsorsium Swissasia yang kini menjadi pemegang saham mayoritas Bank Lippo.
(ani/)











































