Hingga perdagangan pukul 9.45 waktu JATS, saham perseroan bergerak pada posisi Rp 3.875 per lembar. Saham induk usaha Trakindo ini pada awal perdagangan ditransaksikan pada volume 2.680 lot dengan nilai mencapai Rp 6 miliar. Saham ABMM sempat ada di posisi tertinggi Rp 4.100, dan terendah Rp 3.850.
Perseroan menawarkan 550,6 juta atau sekitar 20% saham pada pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan harga eksekusi tersebut, maka total dana yang bisa diraih sebanyak Rp 2,1 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil IPO, sebanyak 70% dana digunakan untuk pembiayaan ekspansi anak usaha. Sebanyak 24% untuk pembiayaan utang, dan sisanya untuk modal kerja.
Para penjamin emisi dalam aksi korporasi ini adalah PT Macquarie Capital Securities Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas. Sedangkan Morgan Stanley&Co International Plc bertindak sebagai global coordinator.
(wep/ang)











































