Pelaku Pasar Optimistis IHSG Tembus 5.000 Akhir 2012

Pelaku Pasar Optimistis IHSG Tembus 5.000 Akhir 2012

- detikFinance
Kamis, 08 Des 2011 18:16 WIB
Pelaku Pasar Optimistis IHSG Tembus 5.000 Akhir 2012
Jakarta - Menatap pasar modal 2012, pelaku pasar menyimpan optimisme tinggi. Tidak sedikit mereka menyampaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level 4.513 hingga yang paling optimis 5.000.

Menurut analis saham dari PT BNI Securitis, Ahmad Nurcahyadi, pasar saham Indonesia masih masuk radar investasi para fund manager asing. Fundamental ekonomi Indonesia baik, tingkat konsumsi semakin tinggi dan pertumbuhan serta realisasi ekspor terus tumbuh.

Namun patut dicermati perkembangan krisis Eropa, meski pelaku pasar dunia optimis hasil KTT Eropa akan membawa resolusi penyelesaian hutang. Dimana European Central Bank (ECB) akan segera mengumumkan langkah peningkatan pinjaman kepada perbankan.

"Mata tetap fokus ke Eropa yang akan dilihat investor. Secara sektoral hampir seluruhnya akan positif. Sangat kecil kemungkinan bursa kita dicoret dari daftar investasi. Dari kami, IHSG target optimis 4.513, moderat 4.161. Ini masalah keyakinan, apakah efek lebay akan berakhir," ujar Ahmad dalam obrolan outlook pasar modal 2012 bersama Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) di gedung BEI, Jakarta, Kamis (8/12/2011).

Bagi investor, Ahmad melihat sektor saham yang sebaiknya dihindari investor adalah telekomunikasi dan pelayaran. Keduanya dianggap jenuh. Kemudian, sektor yang bertumbuh terbatas adalah farmasi, konsumsi rokok, pertambangan. Dan sektor yang paling kuat bertumbuh adalah makanan, minimum, ritel, otomotif dan alat berat.

"Jadi tidak ada alasan indeks ditransaksikan dibawah nilai wajar. Meski jika dibawah, bisa-bisa aja. Saat ini ada tekanan ke bawah karena ada kekhawatiran yang berlebih," tuturnya.

Analis lain dari Universal Broker, Satrio Utomo, menyatakan IHSG akan tumbuh lebih tinggi, menjadi 5.000. "Secara teknikal, kita percaya jika krisis terburuk dan turun dalam, maka petanda dari cycle goal yang baru. Krisis Eropa kan lagi cari solusinya. Light of tunnel-nya sudah keliatan," ujarnya.

Kenaikan indeks, akan semakin terlihat pada awal pekan depan. Saat KTT Eropa selesai, dan diketahui skema penyelamatan, maka IHSG akan terkatrol. "Kalau senin lewat 3.811 pada level resisten, bisa rally hingga akhir tahun pada level 3.850-3.875 bisa. Tahun depan ada siklus hingga indeks berpeluang naik ke 5.000," ujar Satrio.

Kepala Riset Recapital Securities, Pardomuan Sihombing menambahkan, Indonesia sudah masuk daftar investasi dunia. Kelompok Indonesia tidak lagi harus masuk BRICII, namun ada kelompok baru. VISTA, Vietnam, Indonesia, South Africa, Turki dan Indonesia.

"Negara emerging market ini belum banyak dilihat, namun punya peluang tumbuh baik. Pasar modal Indonesia, salah satu pencapaian yang net year to date, dibawah Philipina," imbuhnya.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads