Adhi Karya Genjot Laba Rp 204 Miliar di 2012

Adhi Karya Genjot Laba Rp 204 Miliar di 2012

- detikFinance
Minggu, 18 Des 2011 11:18 WIB
Adhi Karya Genjot Laba Rp 204 Miliar di 2012
Jakarta - PT Adhi Karya Tbk (ADHI), membidik laba bersih Rp 204,64 miliar tahun depan. Pencapaian ini meningkat 2,17% dari perkiraan laba 2011, yang akan ditutup pada kisaran Rp 183,37 miliar.

Menurut Corporate Secretary ADHI, Kurnadi Gularso dalam keterangan tertulisnya pada Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (18/12/2011), kinerja tahun depan akan dioptimalkan dari sektor Engineering Procurement Contract (EPC) berupa power plan (strangthening) serta minyak dan das (extending).

Selain itu, proyek infrastruktur juga akan perseroan genjot, dengan memaksimalkan Independent Power Producer (PP) serta jalan tol. Proyek properti dan realty juga masih jadi penopang pendapatan perseroan tahun depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan strategi ini, pendapatan ADHI akan mencapai Rp 9,41 triliun, meningkat dari periode tahun 2011 yang dipercaya mencapai Rp 7 triliun. Laba kotor setelah proyek bersama (join operation) tahun depan akan naik dari posisi 2011 Rp 815,23 miliar menjadi Rp 1,07 triliun.

Perseroan masih banyak mengandalkan proyek pemerintah dan BUMN lain, dengan porsi 70%, sisanya merupakan proyek swasta. Proyek infrastruktur sepanjang 2011-2012 mengambil porsi 73% dan total pengerjaan perseroan, 27% lain proyek bangunan.

Sepanjang tahun ini, perseroan membidik kontrak baru senilai Rp 13,34 triliun, sudah termasuk didalamnya proyek bersama sebesar Rp 2,07 triliun. Sementara proyek carry over yang dikerjakan tahun ini mencapai Rp 6,24 triliun.

Dari total kontrak baru Rp 19,59 triliun, tidak dapat dikerjakan seluruhnya. Sehingga akan ada carry over yang bakal digarap tahun depan mencapai Rp 11,5 triliun.

Hingga November 2011, perseroan meraih pendapatan usaha RP 4,91 triliun, naik dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 4,36 triliun. Posisi laba bersih November juga naik tipis dari Rp 131,21 miliar menjadi Rp 147,1 miliar.


(wep/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads