Gubernur DKI Fauzi Bowo mengatakan, saat ini pemprov tengah menyaring enam sekuritas yang siap menangani penerbitan obligasi tersebut.
"Dalam short list yang sudah kami keluarkan ada lima hingga enam sekuritas dan minggu depan akan kami mulai lagi untuk menjaringnya," ungkap Foke ketika ditemui di Gedung BEI, SCBD, Jakarta, Senin (2/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya Pemda DKI akan menerbitkan surat utang senilai Rp 1,7 triliun pada Juni mendatang. Yang akan digunakan untuk mendanai enam proyek besar mereka antara lain pembangunan rumah sakit, penambahan jaringan air limbah dan juga terminal pulo gebang.
"Obligasinya akan langsung bukan yang bertahap dan dijual untuk lokal saja," jelasnya.
Pemda DKI sendiri telah mendapatkan rating dari S&P yaitu BB solid. "Dan di Maret atau April kami kembali lakukan rating nasional. Mungkin Pefindo yang akan rating," jelasnya.
Lebih jauh Foke mengatakan, Pemda DKI berencana menerbitkan obligasi kembali dalam jangka waktu tiga tahun. Untuk obligasi saat ini, dikatakan Foke kemungkinan menggunakan tenor lima tahun.
(dru/ang)











































