Menurut Direktur Bisnis Kelembagaan BRI, Asmawi Syam, fasilitas kredit ini mmerupakan tidak lanjut dari kerja sama sebelumnya berupa pembayaran gas dengan fasilitas BRI Virtual Account, khusus bagi pelanggan industri.
Penandatanganan perjanjian kredit terlaksana hari ini di kantor PGN. Fasilitas NCL ini akan digunakan PGN untuk penerbitan SBLC jaminan pembayaran kepada para supplier-nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fasilitas digunakan juga untuk penerbitan Bank Garansi, Letter of Credit dan surat berdokumen dalam negeri, dan dapat pula digunakan oleh anak usaha PGN, PT PGAS Telekomunikasi Nusantara," jelas Sekretaris Perusahaan BRI, Muhamad Ali.
Kedua BUMN ini juga menyepakati kerja sama pembayaran gas pelanggan rumah tangga PGAS, melalui ATM BRI. Juga sekaligus peresmiaan kantor kas BRI di kantor pusat PGAS.
"Dengan demikian, mulai hari ini seluruh pelanggan rumah tangga PGN dapat melakukan pembayaran di lebih dari 6.000 ATN BRI," ucap Ali.
BRI telah mendukung pembiayaan kepada BUMN lain. Telah ada 57 perusahaan (BUMN atau anak usaha) yang telah diberikan fasilitas kredit oleh perseroan. Total NCL BRI telah mencapai Rp 82 triliun, dengan outstanding Rp 42 triliun.
(wep/ang)











































