Sejak pembukaan perdagangan hari ini, saham ESSA langsung naik ke level Rp 730 per lembar, naik dari harga perdana Rp 610 per lembar. Kenaikan harga saham terus terjadi dan tak dapat dibendung.
Hingga akhirnya saham ESSA tembus menyentuh batas atas auto rejection pada level Rp 910 per lembar. Hingga kini saham perseroan telah ditransaksikan pada volume 13,5 juta saham senilai Rp 11,33 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asing melakukan pembelian melalui UOB Kay Hian Private Limited (Singapore) selaku agen penjual internasional (international selling agent). "Sisanya sebesar 20% dialokasikan ke investor institusi dan ritel lainnya, melalui para penjamin emisi efek," tutur David di Jakarta.
Hasil penjualan saham perdana, sekitar 75% digunakan untuk pengembangan kilang gas. Sisanya untuk pembayaran utang kepada Bank UOB Indonesia.
(wep/dnl)











































