Saham Murah Mulai Diincar, IHSG Rebound 33 Poin

Saham Murah Mulai Diincar, IHSG Rebound 33 Poin

- detikFinance
Rabu, 08 Feb 2012 16:10 WIB
Saham Murah Mulai Diincar, IHSG Rebound 33 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 33 poin mengekor laju penguatan bursa-bursa di Asia. Saham-saham lapis dua yang sudah murah berperan besar dalam penguatan kali ini.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan di posisi Rp 8.990 per dolar AS sama seperti penutupan perdagangan kemarin.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menguat tipis 0,817 poin (0,02%) ke level 3.956,269 di tengah positifnya bursa global dan regional. Pelaku pasar masih menanti perkembangan krisis utang Yunani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks bergerak fluktuatif dengan poin yang serba tipis, bahkan di awal perdagangan indeks malah bergerak sangat datar. Setelah dibuka menguat, indeks mampir sebentar ke zona merah di posisi 3.950,445.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 9,421 poin (0,24%) ke level 3.964,873 akibat aksi tunggu yang dilakukan investor. Indeks sempat berfluktuatif di awal perdagangan.

Aksi beli di saham-saham yang sudah murah membuat indeks 'alergi' terhadap teritori negatif. Sepanjang perdagangan sesi II indeks terus berada di zona hijau dan sempat mendaki hingga ke posisi tertingginya di 3.988,847.

Mengakhiri perdagangan, Rabu (8/2/02012), IHSG ditutup melaju 33,247 poin (0,84%) ke level 3.988,699. Sementara Indeks LQ 45 ditutup menguat 6,713 poin (0,97%) ke level 696,945.

Indeks sektor perdagangan menguat paling tinggi, lebih dari dua persen, diikuti oleh indeks sektor tambang dan industri dasar. Saham-saham di sektor industri tersebut mulai diburu investor karena harganya yang sudah murah.

Sayangnya, sektor aneka industri masih terkena tekanan jual dan menjadi satu-satunya sektor yang melemah. Indeks pun gagal menembus kembali level 4.000.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 138.673 kali pada volume 4,033 miliar lembar saham senilai Rp 6,492 triliun. Sebanyak 158 saham naik, sisanya 76 saham turun, dan 83 saham stagnan.

Investor masih menanti hasil bantuan pendanaan Yunani tahap II di tengah meningkatnya tensi politik di negara tersebut. Optimisme tetap terlihat akan Yunani mencapai kesepakatan dengan para krediturnya guna merestukturisasi utangnya sehingga bisa terhindar dari gagal bayar.

Bursa-bursa di Asia melaju semakin kencang dipicu oleh optimisme dana talangan untuk Yunani dalam rangka menyelesaikan krisis utangany. Bursa saham China meroket hingga hampir 2,5%.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:


  • Indeks Komposit Shanghai melompat 55,63 poin (2,43%) ke level 2.347,53.
  • Indeks Hang Seng melonjak 319,27 poin (1,54%) ke level 21.018,46.  
  • Indeks Nikkei 225 menanjak 98,07 poin (1,10%) ke level 9.015,59.  
  • Indeks Straits Times menguat 25,44 poin (0,86%) ke level 2.983,22.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.800 ke Rp 41.300, United Tractor (UNTR) naik Rp 1.300 ke Rp 29.350, Petrosea (PTRO) naik Rp 1.300 ke Rp 38.300, dan Indocement (INTP) naik Rp 750 ke Rp 17.400.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Surya Toto (TOTO) turun Rp 2.500 ke Rp 50.500, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 800 ke Rp 55.950, Astra Internasional (ASII) turun Rp 800 ke Rp 74.850, dan Adira Finance (ADMF) turun Rp 500 ke Rp 12.100.


(ang/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads