Bailout Yunani Gagal 'Dorong Pasar Saham

Bailout Yunani Gagal 'Dorong Pasar Saham

- detikFinance
Selasa, 21 Feb 2012 14:45 WIB
Bailout Yunani Gagal Dorong Pasar Saham
Singapura - Kesepakatan bantuan dana Yunani mengangkat nilai tukar euro tapi gagal mendorong pasar saham dan komoditas di Eropa dan Asia. Persetujuan penyelamatan ini hanya langkah awal dalam menangani krisis Yunani.

Nilai tukar euro terhadap dolar menguat 0,4% ke level US$ 1,3293, setelah sebelumnya sempat turun 0,3% sebelum adanya kesepakatan Yunani. Tak lama, posisinya berhenti di US$ 1,3270, naik 0,2%.

Tetapi ada reaksi yang berbeda dari pasar saham dan komoditas yang sudah mulai menguat sejak beberapa hari menjelang pengumuman bailout itu dibarengi dengan pelongggaran kebijakan moneter China.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harga perunggu naik, tapi bursa saham Asia justru melemah. Sementara bursa saham Eropa diprediksi hanya akan naik tipis atau malah bergerak datar.

"Secara luas, pasar akan merasa sedikit lega, tapi bukan berarti masalah sudah selesai. Prosesnya (penyelematan Yunani) memang berat, tapi sudah di jalur yang tepat," ujar Ekonomi DMG & Partners Securities, Thomas Lam, di Singapore, dilansir dari Reuters (21/2/2012).

Indeks terbesar di Asia Pasifik, MSCI turun 0,1%, sementara indeks Nikkei di Tokyo berkurang sekitar 0,2%. Kedua indeks itu sudah memulai tahun 2012 dengan gemilang, MSCI sudah tumbuh 13,5% dan Nikkei menguat 12%.Keduanya mengungguli kinerja indeks S&P 500 Wall Street yang baru tumbuh 8% sejak awal tahun ini.

Para analis juga memperkirakan indeks-indeks utama di Eropa yaitu FTSE Inggris, FCHI Prancis dan GDAXI Jerman, yang sudah menguat pada Senin kemarin akan bergerak flat hari ini.

Seperti diketahui sebelumnya, para menteri keuangan Uni Eropa sepakat untuk memberikan dana talangan (bailout) kedua bagi Yunani sebesar 130 miliar euro atau Rp 1.560 triliun. Selain itu, Uni Eropa juga akan menurunkan rasio utang Yunani menjadi 121% dari produk domestik bruto (PDB) pada 2020 nanti.
(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads