Bursa Asia Terkoreksi, IHSG Terpangkas 13 Poin

Bursa Asia Terkoreksi, IHSG Terpangkas 13 Poin

- detikFinance
Kamis, 23 Feb 2012 09:36 WIB
Bursa Asia Terkoreksi, IHSG Terpangkas 13 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 13 poin terkena sentimen negatif bursa regional. Krisis Eropa masih membayangi para pelaku pasar.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.065 per dolar AS sama seperti penutupan perdagangan kemarin.

Pada perdagangan preopening, IHSG melemah 13,615 poin (0,34%) ke level 3.981,409. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 3,467 poin (0,50%) ke level 690,515.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan, Kamis (23/2/2012), IHSG dibuka turun 17,241 poin (0,43%) ke level 3.977,783. Indeks LQ 45 dibuka melemah 4,217 poin (0,61%) ke level 698,765.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG berkurang 22,517 poin (0,56%) ke level 3.972,507. Sementara Indeks LQ 45 terpangkas 5,738 poin (0,83%) ke level 688,244.

Kemarin, IHSG menipis 7 poin di tengah perdagangan yang tidak terlalu ramai. Saham-saham blue chip berbasis konsumer paling banyak kena ambil untung.

Saham-saham bank menjegal pertumbuhan bursa saham Wall Street akibat kekhawatiran akan menyebarnya krisis Eropa ke negara lain. Indeks S&P 500 batal menembus posisi tertinginya dalam 10 bulan terakhir.

Bursa-bursa di regional terkena sentimen negatif tersebut dan berjatuhan ke zona merah. Hanya bursa saham Jepang yang masih mampu bertahan di teritori positif.

Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik 5,50 poin (0,23%) ke level 2.409,09.  
  • Indeks Hang Seng melemah 170,06 poin (0,79%) ke level 21.379,22.  
  • Indeks Nikkei 225 turun tipis 15,94 poin (0,17%) ke level 9.538,06.  
  • Indeks Straits Times turun 13,63 poin (0,46%) ke level 2.981,96.  

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 9.065 per dolar AS sama seperti penutupan perdagangan kemarin.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads