Bapepam Sedih Masyarakat RI Enggan Masuk ke Pasar Modal

Bapepam Sedih Masyarakat RI Enggan Masuk ke Pasar Modal

- detikFinance
Kamis, 23 Feb 2012 12:56 WIB
Bapepam Sedih Masyarakat RI Enggan Masuk ke Pasar Modal
Jakarta - Partisipasi masyarakat dalam pasar modal terbilang minim. Hanya 0,2% persentase investor domestik yang mau berinvestasi, meski rating utang Indonesia terus membaik sejak tahun lalu.

Menurut Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, Nurhaida, dalam keterangan tertulisnya yang disampaikan Kepala Bagian Humas Bapepam-LK, Djonieri, partispipasi pemodal dalam negeri masih kalah dengan Singapura yang mencapai 30% dari total penduduk.

"Investor domestik minim. Pemodal terhadap penduduk 0,2%. Masih sangat kecil dibandingkan dengan Singapore perbandingannya 30 persen. Malaysia 12,8%," jelas

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian Bapepam-LK tidak memiliki target ideal berapa jumlah investor. Sangat tergantung dari masing-masing negara, belum lagi banyak faktornya. "Idealnya jumlah investasi beda-beda. Tergantung perkembangan negara," tambahnya.

Hal ini sangat disayangkan karena potensi pertumbuhan pasar saham akan terjadi dalam beberapa tahun. Ini terlihat terjadi peningkatkan nilai emisi (year on year) 12,74% menjadi Rp 823,94 triliun per 17 Februari 2012.

Tren Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun terus meningkat, meski dalam kurun dua minggu terakhir terjadi fluktuasi akibat risiko penyelamatan utang Yunani. IHSG per 22 Februari lalu berada di level 3.995,02, meningkat 4,52% dibanginkan posisi Desember 2011 lalu.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads