Yunani Siap Tukar Surat Utang, IHSG Naik Tipis 8 Poin

Yunani Siap Tukar Surat Utang, IHSG Naik Tipis 8 Poin

- detikFinance
Jumat, 09 Mar 2012 09:36 WIB
Yunani Siap Tukar Surat Utang, IHSG Naik Tipis 8 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 8 poin setelah adanya harapan krisis utang Yunani bisa berakhir. Negeri dewa kuno itu sudah berhasil meyakinkan pihak swasta untuk menukar surat utang demi pemberian dana talangan.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.130 per dolar AS sama seperti penutupan perdagangan kemarin.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 8,612 poin (0,22%) ke level 3.976,281. Sedangkan Indeks LQ 45 menguat tipis 2,193 poin (0,32%) ke level 686,855.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan akhir pekan, Jumat (9/3/2012), IHSG naik tipis 8,504 poin (0,21%) ke level 3.976,173. Indeks LQ 45 menguat tipis 2,166 poin (0,31%) ke level 686,828.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG bertambah 18,108 poin (0,46%) ke level 3.985,777. Sementara Indeks LQ 45 menguat 4,205 poin (0,61%) ke level 688,867.

Kemarin, IHSG menanjak 25 poin akibat sentimen positif dari pasar global. Namun jika dibandingkan bursa-bursa Asia, penguatan IHSG hari ini berada di urutan belakang.

Wall Street semalam ditutup menguat setelah adanya harapan penyelesaian krisis utang Yunani. Penguatan kemarin sudah mampu menutup koreksi bursa yang diderita sejak awal pekan ini.

Bursa-bursa di Asia juga kecipratan sentimen positif itu dan kompak bergerak di jalur hijau. Laju penguatannya juga menyemangati indeks.

Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik 6,72 poin (0,28%) ke level 2.426,99.
  • Indeks Hang Seng menguat 113,53 poin (0,54%) ke level 21.014,26.  
  • Indeks Nikkei 225 menanjak 124,79 poin (1,28%) ke level 9.893,75.  
  • Indeks Straits Times naik tipis 3,49 poin (0,12%) ke level 2.973,87.  

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 9.130 per dolar AS sama seperti penutupan perdagangan kemarin.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads