Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menawarkan sisa saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang dimiliki tiga sekuritas BUMN ke lima pengusaha nasional. Dahlan memberikan penawaran lewat pesan singkat alias SMS.
"Tiga sudah respons jawabannya akan segera menjajaki, masih yang umum-umum saja. Sandiaga, Rachmat Gobel dan CT," kata Dahlan di kantornya, Jakarta, Selasa (13/3/2012).
Dahlan menawarkan saham Garuda yang tak laku itu melalui pesan singkat. Berikut isi pesan singkat tersebut:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dahlan menawarkan saham tersebut kelima orang kaya Indonesia, yaitu Sandiaga Uno, Rachmat Gobel, Chairul Tanjung, Anthony Salim, dan Nirwan Bakrie. Namun, hingga kini Grup Bakrie dan Salim belum memberikan jawaban.
Sebelumnya, tiga sekuritas plat merah, PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas terpaksa menyerap saham perdana (initial public offering/IPO) Garuda karena tidak laku di pasar.
Usai periode penawaran saham perdana Garuda, terdapat sisa saham 3.008.406.725 lembar yang tidak terserap investor, dengan nilai Rp 2,256 triliun. Ketiganya terpaksa menyerap saham Garuda dengan porsi berimbang dan kini seluruhnya memiliki kepemilikan 8% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh Garuda.
Sebelumnya, Dahlan Iskan memberi waktu hingga akhir Maret kepada mereka yang tertarik saham Garuda milik tiga BUMN sekuritas. Artinya tidak akan ada penetapan harga khusus atau premium untuk investor manapun. (/)











































