Bapepam 'Tutupi' Nasib Saham Garuda Milik Nazaruddin

Bapepam 'Tutupi' Nasib Saham Garuda Milik Nazaruddin

- detikFinance
Rabu, 14 Mar 2012 17:50 WIB
Bapepam Tutupi Nasib Saham Garuda Milik Nazaruddin
Jakarta - Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Nurhaida masih bungkam terkait nasib saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) milik Muhamad Nazaruddin, terdakwa korupsi Wisma Altet Palembang.

Namun otoritas pasar modal siap memblokir saham GIAA milik Nazar jika ada permintaan dari pihak berwajib.

"Saham itu tidak dibekukan. Yang ada mungkin dilakukan karena terkait individu yang memiliki saham," kata Nurhaida di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (14/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berdasarkan putusan pengadilan dan lain-lain atau pihak-pihak yang melakukan penyelidikan itu namanya diblokir. Itu dilakukan kalau ada permintaan," tambahnya.

Lalu bagaimana kelanjutan status saham milik Nazar tersebut? Apakah Bapepam-LK telah melalukan pemblokiran? Nurhaida hanya menjawab secara diplomatis.

"Saya rasa itu tidak akan kita informasikan secara terbuka, karena itu masih dalam proses pemeriksaan," tuturnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPTAK) memberi informasi bahwa Nazaruddin sempat membeli saham IPO Garuda senilai Rp 300,8 miliar. PPATK pun mendorong dana ini segera dikembalikan jika terbukti sumber dana didapat dari hasil korupsi.

"Ada pasal 3 UU TPPU yang dijadikan objek di mana jika dana yang dibelanjakan atau ternyata menghibahkan, harus memenuhi dua unsur pokok. Objek yang dibelanjakan, dikembalikan atau dana yang patut diduga korupsi itu dananya harus dikembalikan," ucap Ketua PPTAK Muhammad Yusuf.

Menurut Wakil Ketua PPATK, Agus Santoso, KPK harus mendalami sumber dana pembelian saham perdana Garuda Indonesia tersebut. BUMN Aviasi ini pun seharusnya mengetahui transaksi ini.

(wep/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads