Mengawali perdagangan awal pekan, IHSG dibuka bertambah 1,542 poin (0,04%) ke level 4.043,101 melanjutkan penguatannya setelah menyambut libur panjang hari raya Nyepi. Penguatan bursa Asia juga turut membantu pergerakan indeks.
Tekanan jual kembali terjadi setelah indeks sempat naik cukup tinggi hingga ke level 4.061,144. Atas aksi jual itu indeks pun tergelincir masuk zona merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor masih memantau perkembangan situasi ekonomi China yang diprediksi akan melambat tahun ini. Jika hal itu benar-benar terjadi, maka ekonomi Asia yang selama ini sangat dipengaruhi oleh China akan ikut melambat.
Investor pun bermain aman dengan memilih keluar sejenak dari lantai bursa. Tekanan jual terjadi di seluruh lapisan saham, terutama berbasis aneka industri.
Sembilan sektor terjebak di zona merah, sementara satu sektor masih bertahan di teritori positif yaitu sektor industri dasar. Naiknya harga komoditas dunia pun belum mampu mengangkat harga saham-saham.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 51.558 kali pada volume 3,675 juta lot saham senilai Rp 2,248 triliun. Sebanyak 83 saham naik, sisanya 145 saham turun, dan 96 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia masih bergerak mixed hingga siang hari ini. Bursa saham Singapura dan Indonesia tak mampu keluar dari jeratan jaring negatif.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 2,33 poin (0,10%) ke level 2.351,87. Â
- Indeks Hang Seng menguat tipis 4,64 poin (0,02%) ke level 20.673,44. Â
- Indeks Nikkei 225 naik 28,97 poin (0,29%) ke level 10.040,44. Â
- Indeks Straits Times melemah 8,18 poin (0,27%) ke level 2.981,90.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Mayora (MYOR) naik Rp 450 ke Rp 19.000, Chandra Asri (TPIA) naik Rp 375 ke Rp 2.400, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 300 ke Rp 41.800, dan Semen Gresik (SMGR) naik Rp 250 ke Rp 12.150.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.200 ke Rp 71.000, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 650 ke Rp 52.100, BFI Finance (BFIN) turun Rp 400 ke Rp 4.800, dan Goodyear (GDYR) turun Rp 200 ke Rp 12.100.
(ang/dru)











































