Naiknya laba ditopang oleh pertumbuhan penjualan komoditi karet sawit, kopi, teh dan lain-lain. Penjualan bersih perseroan mencapai Rp 647,059 miliar naik dari sebelumnya Rp 413,43 miliar.
Nerdasarkan laporan keuangan JAWA yang dipublikasikan, Selasa (27/3/2012), penjualan ekspor hasil kebun perseroan mencapai Rp 82,73 miliar. Terdiri dari ekspor karet dan kopi masing-masing Rp 81,91 miliar dan Rp 820,95 miliar. Tahun lalu ekspor perseroan hanya ditopang oleh komoditi kopi Rp 33,59 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laba sebelum pajak juga meningkat Rp 111,17 miliar dari Rp 135,27 miliar menjadi Rp 246,39 miliar. Laba bersih akhirnya parkir pada level Rp 185,42 miliar dari sebelumnya Rp 100,7 miliar.
Total aset JAWA hingga 31 Desember 2011 mencapai Rp 1,94 triliun, naik dari sebelumnya Rp 1,04 triliun. Sementara total kewajiban naik dari Rp 658,2 miliar menjadi Rp 807 miliar.
(wep/ang)










































