Bumi melaporkan perombakan susunan komisaris itu berbarengan dengan laporan rugi bersih senilai U$ 282 juta di akhir 2011, demikian disampaikan Samin Tan, pemimpin Grup Borneo yang akan segera menempati posisi komisaris utama Bumi Plc.
Sementara Indra Bakrie akan menempati posisi wakil komisaris utama. "Nathaniel Rothschild akan menjadi direktur independen," kata CEO Bumi Nalin Rathod kepada AFP, Selasa (27/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rothschild punya 10% saham di perusahaan tambang tersebut, sementara Bakrie dan Borneo berbarengan memegang 30%. Keluarga Bakrie juga merupakan pemilik dari anak usaha Bumi yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Bumi Resources merupakan salah satu perusahaan Grup Bakrie yang dinilai tidak pernah transparan dalam kegiatan operasionalnya. Tuduhan ini dilancarkan oleh Rothschild pada bulan November tahun lalu dan berencana untuk melakukan pembersihan radikal di emiten berkode BUMI itu.
Bakrie pun tidak tinggal diam, diam-diam menggandeng salah satu orang terkaya di Indonesia, Samin Tan, untuk berkongsi. Kongsi itu pun akhirnya berniat mendepak Rothschild dari dewan komisaris.
Juru bicara Bumi Nick Von Schirnding menampik kabar bahwa keduanya punya niat untuk mendepak Rothschild dari perusahaan yang terdaftar di bursa London tersebut.
"Ini adalah keputusan kami. Nat adalah pemegang saham yang signifikan dengan punya 10% Bumi, ia juga merupakan pendiri. Dia punya peranan yang lebih penting dengan menjadi direktur," kata Von Schirnding.
"Semua keraguan para pemegang saham sekarang semua sudah sirna. Kami sudah melakukan pertemuan dengan pemegang saham kemarin (Senin), dan sekarang kami akan fokus kepada bisnis ke depan," tambahnya.
(ang/dnl)











































