"Batubara steam ini dijual ke perusahaan perdagangan internasional yang sudah menyepakati kontrak tahunan dengan AKR Coal untuk pasokan 780.000 MT dalam 12 bulan ke depan. Spesifikasinya, nilai kalori GAR 5.000 Kcals/kg dengan kadar ash serta sulfur yang rendah,” jelas Presiden Direktur AKR Coal, Haryanto Adikoesoemo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/4/2012).
MV Mandarin River berangkat tepat jadwal, setelah dua hari berada di terminal. "Kami mengatasi tantangan logistik dengan memanfaatkan kapal tongkang sewaan berbasis waktu untuk mengangkut batubara dari jetty muat AKR Coal di Buntok Kecil, Kalimantan Tengah ke terminal," kata Haryanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini merupakan bagian dari rencana AKR Coal untuk meningkatkan produksi batubara thermal-nya dalam dua tahun mendatang.
(ang/ang)











































