Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 14 poin akibat aksi jual yang dilakukan investor, terutama asing di saham-saham unggulan. Berita negatif masih berdatangan dari pasar regional dan global.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka berkurang 17,522 poin (0,43%) ke level 4.148,852 terkena aksi ambil untung. Sentimen negatif datang dari pasar saham Asia yang kompak melemah.
Aksi ambil untung yang dilakukan investor cukup gencar sehingga membuat indeks sempat jatuh ke posisi terendahnya di 4.141,722. Indeks pun bergerak datar dengan rentang yang cukup tipis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi jual dilakukan investor karena sentimen negatif dari pasar global dan regional. Wall Street ditutup melemah akhir pekan lalu, ditambah tingkat inflasi China yang meninggi di bulan Maret kemarin.
Saham-saham berbasis finansial dan komoditas menjadi yang paling banyak dilepas. Sementara saham-saham properti dan infrastruktur masih bisa menguat.
Investor asing terus mengambil untung dengan melepas saham. Hingga siang ini pemodal asing sudah melakukan penjualan bersih dengan nilai yang tipis.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 62.544 kali pada volume 5,976 juta lot saham senilai Rp 1,715 triliun. Sebanyak 76 saham naik, sisanya 154 saham turun, dan 93 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia masih terjebak di zona merah akibat minimnya berita positif. Beberapa pasar saham masih tutup, seperti Hong Kong, Australia, Filipina dan Selandia Baru hari ini masih libur hari raya.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 5,41 poin (0,23%) ke level 2.301,14.
- Indeks Nikkei 225 ambles 106,73 poin (1,10%) ke level 9.581,72. Â
- Indeks Straits Times turun 23,24 poin (0,78%) ke level 2.962,96. Â
- Indeks KOSPI anjlok 29,74 poin (1,47%) ke level 1.999,29. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Century Textille (CNTX) naik Rp 2.100 ke Rp 12.600, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 1.000 ke Rp 14.000, Astra Internasional (ASII) naik Rp 750 ke Rp 75.500, dan Hero Supermarket (HERO) naik Rp 425 ke Rp 4.350.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 600 ke Rp 57.450, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 53.800, Indospring (INDS) turun Rp 350 ke Rp 5.050, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 350 ke Rp 22.550.











































