Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan di posisi Rp 9.160 per dolar AS sama seperti penutupan perdagangan akhir pekan lalu.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka berkurang 17,522 poin (0,43%) ke level 4.148,852 terkena aksi ambil untung. Sentimen negatif datang dari pasar saham Asia yang kompak melemah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan, IHSG turun tipis 14,469 poin (0,34%) ke level 4.151,905 akibat aksi jual yang dilakukan investor, terutama asing di saham-saham unggulan. Berita negatif masih berdatangan dari pasar regional dan global.
IHSG bergerak datar dengan rentang yang tipis. Aksi jual masih banyak terjadi, diimbangi dengan aksi beli di beberapa saham unggulan.
Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (9/4/2012), IHSG ditutup turun 12,307 poin (0,30%) ke level 4.154,067. Sementara Indeks LQ 45 ditutup melemah 4,414 poin (0,61%) ke level 714,254.
Saham-saham unggulan banyak dilepas oleh investor asing yang mengambil untung. Transaksi investor asing hingga sore ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 85,813 miliar di seluruh pasar.
Tujuh sektor melemah, dipimpin oleh saham komoditas, yaitu agrikultur dan tambang. Sementara saham-saham properti memimpin penguatan bursa, bersama aneka industri dan perdagangan.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 113.286 kali pada volume 9,359 juta lot saham senilai Rp 3,134 triliun. Sebanyak 90 saham naik, sisanya 167 saham turun, dan 95 saham stagnan
Pergerakan bursa-bursa di Asia tidak banyak berubah sejak pagi tadi, semua masih terjebak di zona merah. Beberapa pasar saham masih tutup, seperti Hong Kong, Australia, Filipina dan Selandia Baru hari ini masih libur hari raya.
Berikut situasi dan kondisi bursa di Asia sore ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 20,78 poin (0,90%) ke level 2.285,78. Â
- Indeks Nikkei 225 anjlok 142,19 poin (1,47%) ke level 9.546,26. Â
- Indeks Straits Times turun 25,98 poin (0,87%) ke level 2.960,22.
- Indeks KOSPI ambles 31,95 poin (1,57%) ke level 1.997,08. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Century Textille (CNTX) naik Rp 2.100 ke Rp 12.600, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 1.000 ke Rp 14.000, Hero Supermarket (HERO) naik Rp 975 ke Rp 4.900, dan Astra Internasional (ASII) naik Rp 500 ke Rp 75.250.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 800 ke Rp 57.250, Mayora (MYOR) turun Rp 500 ke Rp 17.800, SMART (SMAR) turun Rp 300 ke Rp 6.250, dan Goodyear (GDYR) turun Rp 300 ke Rp 11.300.
(ang/ang)











































