Menguat 10 Poin, IHSG Naik Tertinggi di Asia

Menguat 10 Poin, IHSG Naik Tertinggi di Asia

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 17 Apr 2012 16:11 WIB
Menguat 10 Poin, IHSG Naik Tertinggi di Asia
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 10 poin dan menjadi satu-satunya bursa yang menguat di Asia. Sentimen negatif datang dari Eropa atas tingginya imbal hasil surat utang bertenor 10 tahun milik Spanyol.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.170 per dolar AS dbandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.180 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 14,721 poin (0,35%) ke level 4.161,302 atas perburuan saham-saham lapis dua. Sentimen yang beredar dari pasar global dan regional hari ini mixed.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi beli selektif terjadi di saham-saham lapis dua yang kemarin sudah terkena koreksi. Indeks sempat menembus posisi tertingginya hari ini di 4.172,376

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 7,0,17%) ke level 4.153,755 atas perburuan saham-saham lapis dua yang sudah murah, meski di tengah koreksi yang terjadi di pasar saham regional.

Aksi jual saham marak terjadi memasuki perdagangan sesi II sehingga memaksa indeks jatuh ke zona merah. Indeks bergerak fluktuatif dengan rentang yang tipis.

Menutup perdagangan, Selasa (17/4/2012), IHSG naik tipis 10,784 poin (0,26%) ke level 4.157,365. Sementara Indeks LQ 45 menguat tipis 1,411 poin (0,19%) ke level 709,001.

Meski dibayangi sentimen negatif Eropa, indeks berhasil mempertahankan momentum dengan menguat tipis. Aksi beli jelang penutupan memberikan andil yang besar.

Saham-saham berbasis agrikultur dan konsumer masih menjadi pemberat bursa. Untungnya, penguatan saham-saham lapis dua berbasis industri dasar menahan indeks di zona hijau.

Investor asing belum puas mengambil untung. Hari ini, transaksi investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 325,931 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 137.383 kali pada volume 8,702 juta lot saham senilai Rp 4,342 triliun. Sebanyak 141 saham naik, sisanya 126 saham turun, dan 100 saham stagnan.

Pasar saham Jepang akhirnya jatuh juga ke zona merah, membuat seluruh bursa saham Asia kompak jatuh ke zona merah. Sentimen negatif Eropa menimbulkan kekhawatiran di pelaku pasar Asia..

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore ini:

  • Indeks Komposit Shanghai berkurang 22,04 poin (0,94%) ke level 2.334,98.  
  • Indeks Hang Seng melemah 48,33 poin (0,23%) ke level 20.562,31.  
  • Indeks Nikkei 225 turun tipis 5,93 poin (0,06%) ke level 9.464,71.  
  • Indeks Straits Times turun 7,35 poin (0,25%) ke level 2.984,77.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Tembaga Mulia (TBMS) naik Rp 1.200 ke Rp 8.000, Astra Internasional (ASII) naik Rp 500 ke Rp 74.040, United Tractor (UNTR) naik Rp 500 ke Rp 30.600, dan Cahaya Kalbar (CEKA) naik Rp 475 ke Rp 2.600.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Surya Toto (TOTO) turun Rp 4.100 ke Rp 45.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.300 ke Rp 58.650, Hero Supermarket (HERO) turun Rp 400 ke Rp 5.150, dan Hexindo (HEXA) turun Rp 250 k Rp 10.300.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads