βPeminat Obligasi dan Sukuk Mayora sebagian besar adalah investor dalam negeri. Ada dari perusahaan asuransi, dana pensiun, perbankan, reksa dana, institusi lain dan juga perorangan,β jelas Sektretaris Perusahaan Yuni Gunawan dalam keterangan tertulisnya (23/4/2012).
Proses Penawaran Umum Obligasi IV Mayora Indah Tahun 2012 Dengan Tingkat Bunga Tetap (obligasi) dan Sukuk Mudharabah II Mayora Indah Tahun 2012 (Sukuk Mudharabah) saat ini sedang dalam penyelesaian tahap penawaran awal (bookbuilding). Pernyataan Efektif dari BAPEPAM dan LK akan diperoleh pada 1 Mei 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Obligasi dan Sukuk Mudharabah ini diterbitkan tanpa warkat, sedangkan Bunga Obligasi dan Pendapatan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah akan dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
Sebelumnya pada awal tahun 2012, Pefindo (PT Pemeringkat Efek Indonesia) telah memberikan peringkat AA- (Double A Minus) untuk Obligasi III Mayora Indah dan Sukuk Mudharabah I yang diterbitkan tahun 2008. Peringkat yang sama juga diberikan Pefindo kepada Obligasi IV Mayora Indah dan Sukuk Mudharabah II tahun 2012.
"Dana yang diperoleh dari Obligasi ini sekitar 70% direncanakan akan digunakan untuk pengembangan pabrik biskuit di Tangerang. Sementara itu, sekitar 20% akan digunakan untuk pembiayaan aktiva rutin divisi Perseroan yakni divisi wafer, coklat dan kembang gula," jelas Yuni Gunawan.
Sisanya, sekitar 10% akan digunakan untuk pengembangan pabrik pengolahan biji coklat pada entitas anak yakni PT Kakao Mas Gemilang di Tangerang. Sedangkan dana yang diperoleh dari penerbitan Sukuk Mudharabah akan dialokasikan untuk modal kerja yang terdiri dari penyediaan bahan baku, bahan pembungkus dan spare part mesin.
(ang/ang)











































