Proses pemilihan penasehat keuangan (financial advisor) tengah dijalani Telkom terkait rencana IPO Mitratel. "Kita sebagai pemegang saham hanya memberi persetujuan. tapi itu bukan underwriter kali, melainkan Financial Advisor," jelas Rinaldi di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (23/4/2012).
Penunjukkan penasehat keuangan akan rampung dalam tempo satu setengah bulan ke depan. Manajemen Telkom manargetkan IPO Mitratel di tahun depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melantainya anak usaha perseroan di pasar modal bertujuan untuk meningkatkan performa Mitratel. Selain Dayamitra Telekomunikas, perseroan juga mempersiapkan IPO PT Infomedia Nusantara (Infomedia).
"Namun Infomedia masih jauh, lebih dulu Mitratel karena kan mau tunjuk Advisor," tambahnya.
"Kita mau IPO cepat, namun kalau market capitalisasi,laba dan pertumbuhannya belum tepat? (Kepastian IPO) menunggu laporan FA. Kita mau timing-nya bagus. kinerja Mitra bagus. Minggu pertama Mei akan kita kabarkan," tegas Rinaldi.
Sebelumnya Direktur Utama Mitratel Edy Irianto menegaskan, untuk menjadi perusahaan publik, perseroan harus mengejar kepemilikan 3.000 menara.
(wep/ang)










































