Investor Buru Saham Unggulan, IHSG Menguat 16 Poin

Investor Buru Saham Unggulan, IHSG Menguat 16 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 26 Apr 2012 16:10 WIB
Investor Buru Saham Unggulan, IHSG Menguat 16 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 16 poin akibat diburunya saham-saham unggulan. Dana asing sebanyak setengah triliun rupiah mengalir masuk lantai bursa.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.180 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp 9.195 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 5,424 poin (0,13%) ke level 4.169,067 menyerap sentimen positif Wall Street setelah The Fed berencana memberikan stimulus demi perekonomian AS. Indeks juga disemangati pasar Asia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investor langsung memburu saham-saham blue chip yang sudah murah. Indeks pun langsung melambung cukup tinggi di zona hijau, sampai ke posisi tertingginya hari ini di 4.201,062.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melaju 28,401 poin (0,68%) ke level 4.192,044 akibat aksi beli di saham-saham unggulan berkapitalisasi besar. Indeks siap kembali nongkrong di level 4.200.

Setelah sempat naik ke posisi tertingginya hari ini laju indek sedikit terhambat. Pasalnya, beberapa investor mulai mengambil untung atas peningkatan saham-saham sejak pagi tadi.

Mengakhiri perdagangan, Kamis (25/4/2012), IHSG ditutup menguat 16,663 poin (0,40%) ke level 4.180,306. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 4,193 poin (0,59%) ke level 712,196.

Stimulus yang akan diberikan The Fed terhadap ekonomi AS menyemangati para pelaku pasar. Saham-saham yang kemarin terkena koreksi kini mulai balik arah ke zona hijau.

Saham-saham bank memimpin penguatan dengan tumbuh lebih dari satu persen, tapi laju indeks sedikit tertahan dengan adanya aksi jual di saham-saham berbasis komoditas.

Investor asing kembali agresif, sebanyak Rp 516,357 miliar dana asing mengalir masuk lantai bursa setelah asing membukukan pembelian bersih (foreign net buy) di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 158.769 kali pada volume 12,225 juta lot saham senilai Rp 6,193 triliun. Sebanyak 131 saham naik, sisanya 131 saham turun, dan 103 saham stagnan.

Mayoritas bursa-bursa di regional akhirnya mampu menanjak ke zona hijau. Stimulus the Fed terhadap perekonomian AS cukup menyemangati para pelaku pasar di Asia.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai menipis 2,12 poin (0,09%) ke level 2.404,70.  
  • Indeks Hang Seng menguat 163,42 poin (0,79%) ke level 20.809,71.  
  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 0,82 poin (0,01%) ke level 9.561,83.
  • Indeks Straits Times naik 6,72 poin (0,23%) ke level 2.986,50.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Semen Gresik (SMGR) naik Rp 400 ke Rp 12.350, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 300 ke Rp 7.300, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 250 ke Rp 43.000, dan Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 225 ke Rp 4.300.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 1.700 ke Rp 12.200, Astra Agro (AALI) turun Rp 650 ke Rp 21.250, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 550 ke Rp 18.000, dan Bank Mayapada (MAYA) turun Rp 525 ke Rp 2.175.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads