Menurut Direktur Utama JSMR, Aidtyawarman, 30 karyawan baru perseroan akan efektif bekerja di 1 Mei mendatang, atau bertepatan dengan hari buruh internasional.
"Kebutuhan personil kita di Jabodetabek 642 orang. Kita masih kurang 30 lagi. Mereka akan mulai masuk tanggal 1 besok," jelas Adit saat berbincang dengan detikFinance, Senin (30/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita menjemput bola, dengan menjadi asongan. Kita lakukan ini karena ramp tidak bisa dikembangkan, karena kita mengalami keterbatasan lahan," tuturnya.
Meski demikian, Adit mengaku terus mengupayakan segala cara agar antrian dapat terurai. Salah satunya dengan memodifikasi pintu tol, dengan sistem tandem.
Sebelumnya, perseroan berencana menanbah 642 karyawan baru dalam rangka mengoptimalkan kerja di seluruh pintu tol yang mereka operasikan. Hingga akhir Mei 2012 seluruh SDM baru siap bekerja, dengan salah satu tugasnya adalah petugas cadangan di tiap pintu tol.
Penambahan karyawan bukan berarti pemborosan. Justru tujuannya untuk memberi pelayanan terbaik bagi pemakai tol.
"Setelah evaluasi, memang kita harus tambah. Ini bukan pemborosan," tambahnya.
Adit menambahkan, banyak perbaikan yang sudah dilakukan Jasa Marga. Salah satunya pemajuan shift kerja dari pukul 6.00 ke pukul 5.00. Untuk itu Jasa Marga telah menyiapkan 20 kendaraan yang berfungsi sebagai antar jemput karyawan ke gerbang tol yang akan dituju.
(wep/ang)











































